Bagi kalian yang memiliki pandangan tidak jelas atau bisa dibilang pandangan kabur, bisa menjadi itu tadna tanda dari mata kalian mengalami minus maupun silinder. Walau ini sejenis membuat mata atau indera penglihatan kita menjadi buram, namun 2 penyakit mata ini memiliki perbedaan loh. Didalam ilmu kedokteran jelas, 2 hal ini memiliki perbedaan (antara si minus dengan si silinder).

Biasa untuk mata minus bisa disebut dengan (Miopi). Jika kalian terkena mata silinder biasa akan disebut dengan mata (Astigmatisme). Berikut ini kita akan beritahu ke kalian bagaimana caranya membedakan mata minus tersebut dengan mata silinder.

Mata Minus atau Miopi ?

Sekilas miopi ini atau rabun jauh adalah kondisi mata kalian yang tidak akan mampu untuk melihat objek dalam jarak yang jauh. Tapi dalam hal ini kalian jsutru bisa melihat benda dengan jelas ketika berada di dekat mata kalian sendiri. Contoh kecil susah membaca rambu jalan raya atau juga plang jalan yang memiliki jarak cukup jauh dan tinggi dari pandangan mata.

Mata Silinder atau Astigmatisme ?

Sekilas untuk Astigmatisme ini sendiri merupakan kondisi dimana terjadi suatu lengkungan pada kornea atau juga lensa mata kalian tidak sempurna. Untuk normalnya, kornea dengan lensa ini akan melengkung ke arah yang sama. Dalam hal ini bisa menjadi inti ketika kalian melihat jarak dekat maupun jarak jauh akan terlihat buram dari sudut pandang mana pun itu.

Untuk lebih jelasnya lagi, nanti kita akan bahasa Miopi ini dengan Astigmatisme pada artikel selanjutnya. Untuk saat ini kita lihat terlebih dahulu mengenai perbedaan mata minus dengan maa ilinder.

Penyebab Pandangan Menjadi Tidak Jelas / Kabur / Buram

Untuk mata yang minus pandangan akan menjadi kabur dikarenakan lengkungan kornea yang terlalu besar sehingga cahaya yang masuk tidak bisa menjadi fokus. Yang dimana pada akhirnya ini tidak akan jatuh tepat di retina melainkan didepan bretina. Itu yang menjadikan pandangan kalian kabur.

Jika pda mata silinder akan kabur karena adanya kecacatan pada bentuk kornea dan juga kelengkungannya yang tidak memiliki aturan. Lengkungan inilah yang menyebabkan dapat berubahnya cahaya yang masuk berakibat cahayanya tidak jatuh tepat di retina melainkan dekedua sisi depan atau belakang dari retina.  Jadinya tidak akan jelas melihat objeknya.

Gejala Yang Ditimbulkan

Untuk mata minus ketika nantinya melihat objek, maka akan terlihat kabur dan kepala akan terasa pusing. Sedangkan untuk mata yang silinder ketika nanti melihat objek, hal ini tidak hanya akan berdampak pada pandangan yang blur dan juga mengakibatkan pusing, tetapi juga akan menimbulkan sesuatu yang berbayang dan bentuk objeknya btersebut menjadi sangat tidak jelas. Misal garis lurus jadi terlihat miring.

Penderita Kedua Mata Ini

Untuk keduanya biasa mendapati dikarenakan faktor keturunan. Selain itu, mata minus dan juga silinder ini bisa terjadi dari beberapa hal lain. Seperti National Eye Institute menyimpulkan bahwa mata minus sering terjadi pada anak-anak untuk usia 8 hingga 12 tahun. Hal ini biasanya terjadi seiring dengan perkembangan dari bentuk mata.

Selain daripada itu, kondisi kesehatan juga bisa mengakibatkan terjadinya mata minus ini , contohnya jika terkena diabetes.  Kalau untuk mata silinder akibat dari lanjutan kerusakan mata minus yang parah, bisa dengan operasi pengangkatan katarak serta menderita keratoconus.

Lensa Yang Bisa Di gunakan

Untuk orang-orang yang kena mata minus bisa dibantu dengan lensa cekung atau lengsa negatif. Lensa cekung ini bisa membantu untuk memperkecil kelengkungan yang terjadi di kornea kalian yang terlalu besar sehingga nantinya cahaya dapat terfokus dan jatuh tepat di retinanya.

Sedangkan untuk mata-mata silinder bisa diatasi dengan kacamata yang berlensa silinder yang dapat menyatukan beberapa bayangan yang ada akibat dari pembiasaan yang menjadi satu bayangan sehingga pandangan tidak lagi kabur.

Pengobatannya Dengan Cara

Untuk penderita mata Minus dan juga Silinder daapt diobati dengan melakukan operasi refraktif atau juga bisa dengan operasi laser mata. Operasi ini bisa untuk mengobati kedua penyakit mata tersebut secara permanen.

Jika kalian mengalaminya mata Silinder maka dapat dilakukan pengobatan dengan Ortokeratologi atau dibilang penggunaan lensa kaku untuk nantinya memperbaiki kelengkungan bentuk kornea yang nantinya tidak teratur.