Mitos Atau Fakta Kalau Sakit Mata Dapat Menular Lewat Pandangan Saja?

Sakit mata mengganggu segalanya. kalian jadi tidak nyaman beraktivitas, bahkan cenderung dijauhi oleh rekan kerja lantaran dikira dapat menularkan penyakit meski tidak bersentuhan langsung.

Sebagian orang memang menganggap bahwa sakit mata menular lewat pandangan. Oleh karena itu, mereka yang mengalaminya diminta untuk menjauhi kerumunan, bahkan mengenakan kacamata hitam agar tidak terjadi kontak mata secara langsung dengan orang lain. Pertanyaannya, apakah pendapat tersebut benar dan sesuai fakta medis atau hanya mitos belaka?

Berbagai Penyebab yang Terjadi Ketika Sakit Mata

Sakit mata bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari iritasi, alergi, infeksi virus dan bakteri, hingga cedera mata. Sebagian penyebab sakit mata umumnya tidak berbahaya dan dapat mereda dengan sendirinya. Namun, sakit mata terkadang juga bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu yang perlu diwaspadai, karena agen tangkasnet terpercaya berisiko menyebabkan kerusakan dan gangguan mata permanen. Berikut ini adalah beberapa penyebab sakit mata yang penting untuk kalian ketahui:

  • Iritasi

Iritasi pada mata bisa terjadi karena beberapa faktor, misalnya paparan zat kimia tertentu atau debu, asap rokok, alergi, hingga infeksi. Pada kasus tertentu, paparan sinar matahari yang terlalu lama pada mata juga bisa menyebabkan iritasi. Beberapa contoh penyakit mata yang disebabkan oleh iritasi adalah mata kering dan konjungtivitis.

  • Alergi

Alergi mata disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan terhadap zat atau benda pemicu alergi (alergen) yang masuk ke mata. Faktor pemicu terjadinya alergi bisa bermacam-macam, misalnya asap, debu, makanan, hingga penggunaan make up di area mata. Kondisi ini umumnya ditandai dengan mata yang terasa gatal, bengkak, merah, dan berair.

  • Infeksi

Infeksi mata adalah penyakit mata yang disebabkan oleh virus, bakteri, dan jamur. Penyebab sakit mata ini dapat menyerang salah satu mata atau keduanya dan cenderung mudah menular. Ketika mengalami sakit mata yang disebabkan oleh infeksi, kalian dapat merasakan gejala nyeri atau tidak nyaman pada mata, pandangan terganggu, hingga mata terasa gatal, merah, dan berair.

Beberapa contoh penyakit mata yang disebabkan infeksi, yaitu konjungtivitis virus dan bakteri, bintitan, keratitis, trakoma, dan endoftalmitis.

  • Cedera

Cedera pada mata bisa terjadi akibat paparan bahan kimia, misalnya sabun atau sampo, kemasukan benda asing, dan cedera akibat terjatuh, terhantam benda tumpul, atau luka tusuk pada mata. Cedera pada mata bisa bersifat ringan, tetapi ada juga yang bersifat berat dan berisiko menyebabkan kebutaan. Cedera mata ringan umumnya hanya menimbulkan rasa nyeri, kemerahan, dan berair. Kondisi ini biasanya dapat mereda dengan sendirinya. Lain halnya jika cedera mata yang terjadi cukup berat. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya hifema atau pendarahan pada kornea mata, robekan lensa mata, hingga kerusakan saraf mata. Kondisi ini perlu segera ditangani oleh dokter karena bisa menyebabkan kebutaan.

  • Peradangan

Salah satu penyebab sakit mata yang juga cukup sering terjadi adalah peradangan pada mata. Penyebab sakit mata ini bisa menimbulkan peradangan di berbagai bagian mata, misalnya sklera atau bagian putih mata, konjungtiva atau bagian dalam kelopak mata, hingga kornea mata. Beberapa contoh penyakit mata yang disebabkan oleh peradangan adalah uveitis, konjungtivitis, skleritis, episkleritis, dan keratitis. Peradangan pada mata bisa menyebabkan mata terasa nyeri atau gatal, bengkak, berair, kemerahan, hingga pandangan buram.

  • Peningkatan tekanan bola mata

Peningkatan tekanan bola mata bisa terjadi ketika aliran cairan di dalam mata terhambat. Tingginya tekanan pada bola mata lama-kelamaan akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada saraf mata dan retina. Kondisi ini bisa menimbulkan penyakit yang disebut glaukoma. Penderita glaukoma dapat merasakan gejala sakit mata yang intens, mata merah, sakit kepala, dan pandangan berkabut. Jenis sakit mata ini bisa dialami oleh semua kalangan usia, namun lebih sering terjadi pada lansia.

  • Penuaan

Penuaan bisa membuat berbagai fungsi organ tubuh menurun, termasuk mata. Penyebab sakit mata akibat faktor usia sering kali menimbulkan gangguan penglihatan, seperti katarak, presbiopi, dan degenerasi makula. Presbiopi adalah kondisi ketika mata sudah kehilangan fokus dalam menatap objek tertentu. Penderita presbiopi biasanya perlu menggunakan kacamata untuk bisa melihat dengan jelas. Sementara itu, degenerasi makula adalah penyakit yang terjadi ketika fungsi retina pada mata berkurang sehingga menyebabkan penderitanya sulit melihat dengan jelas.

Bukan Lewat Pandangan, Ini Cara Penularan Ketika Sakit Mata

Mata merah pada konjungtivitis bisa disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab yang paling sering adalah infeksi kuman, meski tak menutup kemungkinan disebabkan oleh alergi, cipratan bahan kimia ke mata, masuknya benda asing ke mata, dan lain sebagainya.

Konjungtivitis yang diakibatkan oleh bakteri lebih sering dialami oleh anak-anak. Sedangkan konjungtivitis karena virus lebih sering terjadi pada orang dewasa. Dari semua kasus konjungtivitis, lebih dari 50 persen disebabkan oleh virus. Oleh karena itu, jenis penyakit ini sangat mudah menular dari satu orang ke lainnya. Apakah cara penularannya dapat melalui pandangan, sekalipun tanpa kontak atau sentuhan? Tidak. Cara penularan penyakit mata yang benar dan sesuai fakta medis adalah sebagai berikut:

Lewat Sentuhan Tangan

Ketika orang sehat menyentuh mata tanpa mencuci tangan, virus yang menempel dapat berpindah. Penularan makin mudah terjadi ketika imunitas orang tersebut sedang menurun. Begitu juga dengan infeksi mata yang disebabkan karena bakteri. 

Sebagian besar bakteri dapat bertahan hidup di permukaan antara 8 jam sampai beberapa hari. Sementara itu, virus bisa bertahan hingga 2 bulan lamanya.  

  • Batuk dan bersin

Droplet yang keluar saat batuk atau bersin juga dapat menjadi media penularan sakit mata.  

  • Kontak erat 

Sakit mata dapat menular melalui kontak erat dengan penderita. Contoh kontak erat yang dimaksud, misalnya jabat tangan, pelukan, atau ciuman. 

  • Lensa kontak 

Bakteri penyebab penyakit mata dapat tumbuh lewat lensa kontak jika kalian tidak sering membersihkannya. 

Cara Mencegah Sakit Mata yang Menular

Agar terhindar dari tertularnya sakit mata, biasakan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Berikut tipsnya:

  • Hindari menyentuh mata dengan tangan yang kotor atau belum dicuci.
  • Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, khususnya sebelum menyentuh mata, hidung, dan mulut.
  • Gunakan handuk bersih untuk mengeringkan tangan setelah dicuci menggunakan sabun dan air mengalir. Hindari saling bertukar handuk.
  • Tidak bertukar kosmetik atau alat perawatan mata dengan orang lain.

Jadi, bagi kalian yang menderita mata merah, mengenakan kacamata hitam untuk menghindari penularan sakit mata sebenarnya tak perlu dilakukan.  Hal yang sebenarnya perlu dilakukan adalah tidak menyentuh lendir mata dengan tangan. Selain itu,  rutinlah mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir. Sakit mata karena konjungtivitis virus yang ringan memang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, bila kalian merasa tidak nyaman dan sangat terganggu karenanya, tak ada salahnya untuk berobat ke dokter. Apabila mata merah yang kalian alami sudah disertai gejala pandangan buram, silau, nyeri kepala, mual atau muntah, tak perlu tunda untuk segera konsultasi ke dokter spesialis mata. Sebab, kemungkinan kondisi sakit mata tersebut bukanlah konjungtivitis semata, melainkan penyakit lain yang lebih berat.